Berhati-hati sebelum menyebarkan! Iya, kadang-kadang saya memang kerajinan...

Juli 25, 2015

Sebagai seorang muslim sering saya merasa prihatin melihat keadaan umat muslim yg cenderung gampang dipecah belah, mudah diprovokasi oleh oknum2 tertentu dengan menyebarkan gambar-gambar yang cukup sakit melihatnya ataupun gatal untuk mengomentari gambar tersebut. Gambar yang kadang di modifikasi dengan kata-kata sedemikian dramatis untuk menimbulkan kesan bahwa saudara-saudara kita yang disana menerima siksaan sedekian rupa padahal kita tidak mengetahui kebenaran sumber dari gambar tersebut!
Berikut 4 gambar yang cukup booming sampai sekarang!
Artikel ini hanya untuk saling berbagi, agar kita lebih hati-hati terprovokasi, tidak ada niat lain!!!!!





Foto ini mulai banyak beredar di bulan Ramadhan tahun ini (2015) dengan disertai kalimat pengantar: "Polisi China memaksa muslim minum di bulan Ramadhan". atau dirangkaikan dengan foto2 lain dengan penyertaan kalimat bertema "Penyiksaan China terhadap Muslim."
Sebenarnya ini adalah foto penyiksaan polisi China terhadap anggota jemaat gereja (tertentu) yang dilarang beroperasi di China karena dianggap keluar dari pakem gereja yang direstui pemerintah. Peristiwa terjadi tahun 2002.
Saat ini memang terjadi tindakan opresi dari pemerintah China terhadap Muslim, khususnya terhadap Muslim Uighur di bagian timur China. Tapi gambar ini jelas bukan tentang itu.
Berita dapat dibaca disini:
http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2003/3/21/33576.html



Foto ini banyak digunakan oleh sebagian kalangan Muslim untuk menyebarkan kebencian terhadap non muslim, terutama Kristen, dengan disertakan kalimat-kalimat semacam "korban kekejaman xxx" atau "Muslim dibakar hidup-hidup".

Nyatanya, foto ini juga dipergunakan sebagian kalangan Kristen untuk mendiskreditkan Islam, juga dengan menyertakan kalimat-kalimat kebencian, terutama mengarah pada gerakan Boko Haram di Afrika, sebagaimana kalimat yang terlihat di bagian atas gambar tersebut.

Gambar yang sama dengan ukuran lebih kecil juga disalahgunakan untuk menunjuk penindasan terhadap etnis Rohingya oleh penganut Buddha di Myanmar.

Foto ini diambil di Republik Demokratik Kongo, Afrika Tengah, tanggal 3 Juli 2010. Jenazah2 tersebut adalah jenazah korban-korban ledakan tanker bahan bakar.

berita bisa dibaca disini:
http://www.loonwatch.com/2011/10/fake-nigerian-christians-burnt-alive-photo-resurfaces-on-facebook/

atau:
http://africacheck.org/reports/boko-haram-massacre-image-fake/





Foto ini, dan juga banyak foto lainnya, banyak muncul saat merebaknya konflik di Myanmar antara etnis Muslim Rohingya dengan penganut Buddha. Kalimat yang disertakan biasanya memancing kebencian terhadap agama & penganut Buddha, serta mendiskreditkan para bhiksu Buddha dengan mengklaim bahwa gambar ini adalah bukti pembantaian mereka terhadap Muslim.

Ini adalah foto peristiwa pasca gempa di China, bulan April 2010, dimana para bhiksu berjibaku membantu para korban gempa yang saat itu menewaskan ribuan orang.

Berita dapat dibaca disini:
http://www.boston.com/bigpicture/2010/04/yushu_earthquake_12_days_later.html

atau disini:
http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015760136/-

atau ditonton disini:
https://www.youtube.com/watch?v=OdLhn82U4cY
 




Foto ini diambil di sekitar Jeddah, Arab Saudi, oleh seorang fotografer Arab Saudi, murni sebagai ungkapan seni untuk mengekspresikan cinta anak terhadap orang tua; dengan kuburan palsu dan anak yang diminta ber-akting.

Lengkap dengan tambahan kalimat di atasnya, foto banyak digunakan dengan mengatasnamakan kekejaman perang di Suriah/Syria, bahkan untuk menyerang kelompok tertentu.

Info bisa dibaca disini:
https://haralddoornbos.wordpress.com/2014/01/17/saudi-photographer-telle-me-this-is-not-syria-its-not-a-grave-and-the-boys-parents-are-not-dead/


Sumber : Mbah Google!
silakan baca link yang dilampirkan! 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisemen

Recent Posts Label