Hebohkan Netizen Cerita di Balik Pemuda 16 Tahun Yang Mau Nikahi Nenek 71 Tahun ini Ternyata Sangat Mengharukan..

Keduanya Sempat Mengancam

Slamet yang tidak memiliki pekerjaan tetap menyampaikan keinginan untuk menikahi Rohaya sebulan sebelum Ramadan. Slamet mengaku mengenal wanita yang berstatus nenek itu sekitar tiga tahun lalu.


Bahkan, kedua pasangan itu mengancam ingin bunuh diri jika tidak dikawinkan.
" Sebelum puasa, mereka datang ke rumah saya dan bilang ingin nikah. Tapi rencana mereka tidak direstui pihak keluarga perempuan," ujar Kuswoyo.
Dua hari kemudian mereka datang kembali ke rumah Kuswoyo dan meminta solusi. Jika tak ada jalan keluar, keduanya nekad mau mati.
" Mereka sempat bilang ingin bunuh diri karena masing-masing sudah jatuh cinta dan ingin sehidup semati," tambah Kuswoyo.

Jatuh Cinta Karena...

Khawatir sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, Kuswoyo mengatakan, penduduk desa dan anggota keluarga akhirnya menemukan solusi sebelum setuju menikahkan mereka dan akad nikah diadakan pada malam kemarin.
Kuswoyo menambahkan, orang tua Slamet sudah bercerai dan ibunya menikah kembali. Setelah ibu Slamet menikah kembali, dia tinggal bersama keluarga angkat sebelum tinggal dengan Rohaya, enam bulan lalu.
" Ketika menetap di sana, Slamet sakit malaria lebih kurang satu bulan. Saat sakit itulah dia dirawat oleh Rohaya sendirian," ujar Kuswoyo.
Sementara itu, Slamet ketika berbicara kepada wartawan mengatakan hal yang sama. Dia mulai menyukai Rohaya ketika wanita itu merawatnya.
" Ketika saya sakit, dia yang merawat saya. Dari situ saya mulai menyukai dengan wataknya yang lemah lembut," kata Slamet.

Asalkan Pernikahan...

Sementara itu, seorang anggota Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Sri Nurherawati mengatakan, semua pihak harus menghormati keputusan pasangan itu untuk mendirikan rumah tangga terlepas dari perbedaan usia.
" Asalkan pernikahan itu tidak memberi peluang terjadinya kekerasan terhadap pengantin perempuan," katanya.
(Sumber: mynewshub.cc)
loading...
close
close