Warga Cium Bau Busuk Saat Pria Ini Bersepeda Malam-Malam, Isi di Dalam Kotak Ini Bikin Merinding..Ternyata

loading...
loading...
Orang pasti tak akan percaya dengan yang dilakukan pria ini malam-malam.
Terang saja, dengan menggunakan sepeda membawa peti mati kakaknya yang meninggal tahun lalu.

Dikutip dari Dailymail, pria bernama Elderlandes Rosa (29) didatangi arwah kakaknya dalam mimpi.
Mendiang kakaknya bernama Eri Erisberto meminta kepadanya untuk melakukan sesuatu yang sering dilakukan bersama ketika masih hidup.
Kepada polisi, Elder mengaku kalau ia diminta arwah kakaknya untuk bersepeda keliling kota bersama-sama.
Lantas, ia pun bergegas pergi ke tempat pemakaman kota lalu menggali kuburan kakaknya.
Ia mengangkat peti mati kakaknya, lalu diletakkan di atas sepedanya.
Dengan santainya ia berkeliling kota malam-malam sambil membawa peti mati.
Warga Prata, di tenggara Brasil, memanggil polisi setelah mencium bau busuk yang keluar dari peti mati saat Elder berjalan-jalan pada hari Minggu malam.
Foto dan video adegan cepat menyebar dan menjadi viral.
Awalnya, Elde menolak permintaan polisi untuk seger a berhenti.
Polisi pun terpaksa memborgolnya karena tak menuruti perintah.
peti mai
Saat diperiksa polisi, Elder mengaku kalau ia menggali kuburan karena kakaknya sangat merindukan dirinya.
Petugas polisi Luciano Goncalves mengatakan: "Kami menerima telepon dari publik dan menyelidiki," ujarnya.
Elder juga mengaku sangat kehilangan sosok saudaranya itu.
Pria itu mengatakan bahwa dia sangat kehilangan saudaranya.
Jadi dia pergi menggali makam kakaknya, lalu membawanya jalan-jalan sambil mengajaknya mengobrol
Dia ditangkap karena kejahatan pelecehan mayat, yang menjatuhkan hukuman maksimal tiga tahun penjara, dan dibebaskan saat menunggu persidangan.
peti mati
Setelah kejadian tersebut, Rosa mengatakan kepada Brazil Vitoriosa TV bahwa itu adalah 'janji' yang telah dia berikan pada saudaranya.
"Saya mengatakan bahwa jika dia meninggal lebih dulu, saya akan membawanya keluar di jalanan, ke tempat-tempat yang dia sukai," tuturnya.
"Sekarang saya telah menepati janji itu agar ia tetap tenang di sana. Mereka yang menertawakan saya,itu terserah mereka. Saya berpikir seperti ini, jika saya harus melakukan sesuatu, saya melakukannya," ungkapnya.
"Aku akan meminta bantuan untuk bisa membuatku tenang dan membuatku waras", ujarnya.
Pihak keluarga mengatakan Rosa sangat kehilangan kakaknya dan belum bisa menerima kematiannya.
Peti mati kakaknya akhirnya dikembalikan ke tempat semula, beberapa hari kemudian.
loading...