Usai Bercinta di Semak-semak, Suami Bakar Istrinya, Ternyata Penyebabnya Hanya Karena Hal Sepele

Ilham Roiz (40), warga Jl Kampung Malang Tengah, Surabaya, diduga menjadi dalang tunggal aksi pembunuhan terhadap istrinya sendiri.


Hal itu terlihat ketika rekonstruksi di tempat kejadian perkara Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur.
Rekontruksi yang disaksikan ratusan orang dari desa dan warga sekitar membuat suasana menjadi ramai. Tersangka didatangkan ke lokasi dengan menggunakan mobil dan dikawal ketat anggota Satreskrim Polres Gresik.
Sementara, di lokasi TKP juga dijaga ketat oleh anggota Sabhara Polres Gresik dan Polsek Driyorejo.

Dalam rekontruksi itu, ternyata tersangka Ilham datang ke lokasi dengan mengendarai motor bebek matic bersama istri yaitu Utie Arisanti (40).
Rekontruksi yang dipimpin Wakapolres Gresik Kompol Wahyu Prista Utama, menceritakan bahwa tersangka sudah menyiapkan bensin dan ember yang diletakan di bawah stir.
Bensin didapat ketika membeli gado-gado dan bensin dalam perjalanan ke lokasi.
Istrinya sempat menanyakan kenapa membawa bensin? Oleh tersangka, beralasan untuk memperbaiki ponsel.
Sampai di jalan setapak yang sepi, tersangka menghentikan laju motor, dan istri diminta turun.
Dalam perbincangan itu, ternyata tersangka meminta hubungan intim.
Alasannya, di tempat kos, Desa Bambe RT 20, RW 1, Kecamatan Driyorejo punya anak kecil dan rame anak-anak tiga. Sebab, satu kamar kos diisi satu keluarga dengan tiga anak.
Dengan alasan itu, akhirnya istri menuruti kemauan suami dengan hubungan intim di atas semak-semak.
Namun, tersangka terkejut ketika melihat bekas kecupan di tubuh istri.
“Disitulah mulai timbul cek-cok dan akhirnya istri dipukul dan dicekik sampai tewas, kemudian dibakar,” kata Kompol Wahyu.
Adegan pencekikan itu terjadi pada adegan ke 11.
Kemudian, istri yang dalam kondisi sekarat.
Tersangka bergegas mengambil bensin yang sudah disiapkan dalam plastik.
Kemudian menuangkan ke ember dan langsung menyiramkan ke tubuh istrinya.
Selanjutnya, tersangka merogoh korek dari dalam saku celana dan langsung menyulutkan api ke semak-semak daun pisang kering sehingga merambat ke tubuh korban.
Setelah membakar tubuh istrinya, tersangka langsung membalikkan motor dan pergi.
Ketika akan meninggalkan istrinya yang dalam keadaan terbakar, tersangka masih sempat menoleh melihatnya.
stri yang sudah bisa berdiri dan minta tolong langsung ditinggalkan dengan tancap gas motor meninggalkan lokasi. Korban yang berusaha menyelamatkan diri, dengan berusaha berjalan ke parit yang tidak ada airnya. Sampai akhirnya tewas dan ditemukan petani, pada Kamis (8/6/2017).
(Surya/Sugiyono)
Ratusan Warga Gresik Datangi Lokasi Pembunuhan, Gara-garanya Ini

Ratusan warga Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo Gresik, Jawa Timur hari ini ramai-ramai mendatangi lokasi pembunuhan, Minggu (11/6/2017).
Ratusan warga itu berduyun-duyun mendatangi tempat pembunuhan Utie Arisanti (40), warga Jalan Kampung Malang Tengah, Surabaya yang diduga dibunuh oleh suaminya sendiri.
Warga penasaran atas dugaan pembunuhan yang dilakukan suaminya itu terhadap istrinya sendiri dengan cara dibakar dan dibuang di parit persawahan.
Warga berdatangan karena mendengar kabar akan dilakukan rekonstruksi aksi dugaan pembunuhan itu.
“Hanya ingin tahu. Kok tega, suami bunuh istrinya sendiri,” kata Muslimah, warga Kesamben Wetan, Minggu (11/6/2017).
Aksi keji itu diketahui warga Kamis (8/6/2017). Mayat korban ditemukan oleh petani yang akan pulang dari sawah. (Surya/Sugiyono).
loading...
close
close