Beruntunglah Kamu yang Jadi Ibu di Usia 25, Kamu Akan Rasakan 10 Manfaat Ini

Banyak yang bilang usia muda adalah waktunya untuk mengembangkan diri, fokus menuju karier yang lebih baik, memperbanyak relasi, hingga bisa membangun bisnis sendiri. Tapi, pernahkah kamu berpikir untuk menjadi seorang ibu di usiamu sebelum sudah memasuki angka 25?



Jawabannya pasti sangat sedikit. Hal ini karena menjadi ibu apalagi di usia yang masih sangat muda tidaklah mudah. Belum lagi harus memikirkan cara merawat anak, membiayainya, mengasuhnya ketika rewel di malam hari, hingga harus mengantarkannya ke sekolah.
Diantara kamu pasti berpikir, masa mudamu akan sia-sia jika harus disibukan dengan perkara keibuan. Padahal gak selamanya buruk, justru kamu akan merasakan 10 manfaat ini ketika menjadi ibu sebeum usia 25.
DI USIA YANG SANGAT MUDA, KAMU SUDAH MENEMUKAN TUJUAN HIDUP
Mencari tujuan hidup biasanya sulit dilakukan oleh orang-orang yang masih muda. Terjebak dalam rutinitas sehari-hari, tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan dalam kehidupan yang hanya sebentar ini.
Tapi ketika kamu memutuskan untuk menikah di usia muda, lalu mempunyai anak, tujuan hidupmu menjadi lebih jelas. Hidupmu jadi lebih berarti karena kini ada anak dan suami yang perlu engkau urus dan kau jaga dengan sebaik-baiknya.
Hari-harimu kini lebih disibukan dengan kegiatan rumah tangga yang tersusun rapi, tak hanya sekedar menjalani hidup yang tanpa makna. Kamu jadi tahu untuk apa kamu berjuang selama menjalani kehidupanmu saat ini.
MESKI AWALNYA MEREPOTKAN, TAPI KEDEPANNYA KAMU AKAN TERBIASA
Masa mudamu sudah dihabiskan untuk merawat sang buah hati. Bahkan tak jarang ketika teman atau sahabatmu mengajak untuk bertemu, kamu mengatakan tidak bisa.
Tapi jangan bersedih dulu, perjuangan dan pengorbananmu gak akan sia-sia. Akan ada senyuman setelah usaha dan kerja keras yang telah dilakukan.
Meski awalnya susah dan merepotkan, tetapi ketika anak-anakmu dewasa nanti kamu akan merasakan betapa manisnya hasil yang didapatkan karena kamu sudah bersusah payah membesarkan anak kandungmu sendiri.
KEUNTUNGANNYA, KAMU PUNYA BANYAK ENERGI UNTUK MENGASUH ANAK KARENA MASIH MUDA
Kamu pasti tahu merawat anak itu gak gampang. Perlu tenaga ekstra agar kamu sendiri tidak mudah lelah saat mengurus anak yang rewel atau tidak mau diam. Nah, keuntungannya kamu menjadi ibu di usia yang masih muda ini adalah energy yang kamu punya masih sangat besar untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Hal ini justru menguntungkan, dibandingkan kamu punya anak saat usiamu sudah masuk angka 30 atau 40an.
KETIKA KAMU SUDAH MELAHIRKAN DI USIA MUDA, ANAKMU JADI KESAYANGAN BANYAK ORANG
Siapa sangka, di usiamu yang masih sangat muda kamu ternyata sudah bisa melahirkan anak sendiri. Di saat teman-temanmu masih asyik bermain dan menikmati kehidupan single, kamu sudah punya bayi lucu yang menjadi kesenangan banyak orang. Teman-temanmu akan menjadi om dan tante bagi anak-anakmu yang bisa diandalkan untuk menjaga si buah hati dari ancaman.
KETIKA ANAKMU DEWASA NANTI, USIA KALIAN TIDAK TERPAUT JAUH
Hal lainnya yang bisa dirasakan ketika menjadi ibu di usia yang masih muda ialah ketika anakmu menginjak remaja atau dewasa, usia kalian tidak terpaut terlalu jauh. Misalnya, ketika kamu melahirkan anak di usia 22.
Ketika buah hatimu menginjak usia 15 tahun, umur kamu masih di angka 35 tahun. Usia kalian yang tidak beda jauh inilah yang akan membuat orang-orang melihat kalian seperti adik-kakak daripada ibu dan anak.
KARENA USIA YANG TIDAK BERBEDA TERLALU JAUH, KAMU BISA MEMASUKI DUNIANYA DENGAN MUDAH
Saat usiamu tidak terlalu tua ketika anakmu dewasa nanti, kamu jadi mudah beradaptasi dengan dunia anakmu di masa depan kelak. Anakmu pun tidak canggung menganggapmu sebagai sahabat terdekatnya lantaran kamu selalu nyambung ketika diajak ngobrol apapun. Kemampuanmu yang bisa beradaptasi di zaman apapun, menjadikanmu teman main yang menyenangkan bahkan untuk anak-anak.
MASA TUAMU AKAN LEBIH TENANG, KARENA KETIKA TUA NANTI MEREKA SUDAH BISA MANDIRI
Saat muda kamu harus berjuang untuk membesarkan anak-anakmu. Tapi hasilnya akan kamu tuai ketika kamu sudah tua nanti. Ketika usiamu sudah di angka 40 tahun, anak-anakmu sudah duduk di bangku kuliah dan ada kemungkinan merantau ke kota yang berbeda. Masa tuamu jadi lebih tenang karena tidak perlu lagi repot memikirkan urusan anak-anak, karena umumnya anak yang sudah berusia 20 tahunan sudah bisa mandiri. Waktumu untuk berduaan dengan suami di masa tua akan lebih berkualitas dan menyenangkan.
KAMU BISA JADI INSPIRASI KAUM HAWA UNTUK MENIKAH MUDA
Kamu yang menikah di usia yang masih muda bisa menjadi inspirasi bagi kaum hawa lainnya untuk melakukan hal yang sama. Kesuksesanmu membangun rumah tangga di usia muda akan membuat wanita lain tidak takut melakukan hal yang serupa. Kamu bisa memberikan pesan pada wanita di luar sana, tidak ada yang salah dengan menjadi ibu muda.
loading...
close
close