Warga Salatiga Digegerkan Penemuan Sebuah Tengkorak dan Tulang Manusia Saat Menguras Sumur Tua

loading...
loading...
Dua penggali sumur menemukan kumpulan tulang-belulang manusia dari dasar sebuah sumur tua di kampung Klumpit, Kelurahan Blotongan, Sidorejo, Kota Salatiga.

Penemuan ini berawal saat Wagimin (53) menyuruh anaknya, Andi Wirawan (27), menguras sumur yang terletak di kebun, jauh di belakang rumahnya.

Itu karena debit sumur yang dia gunakan saat ini tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air tiga rumah yang ditempati keluarga Wagimin.

"Andi lantas mengajak Fajar (35) untuk menguras sumur tua yang ada di belakang rumah. Rencananya sumur itu mau kami pakai lagi, karena sumur yang ada sekarang tidak cukup lagi," kata Wagimin, seperti yang dilansir dari laman kompas.com.










Saat berada di kedalaman 12 meter, keduanya kaget mendapati sejumlah tulang-belulang dalam ukuran besar.

Awalnya potongan tulang-belulang itu dikira sebagai tulang anjing. Wagimin yang berada diatas pun mencoba membakar tulang belulang itu bersama barang-barang lainnya yang berhasil diangkat dari dasar sumur.

"Saat diangkat ke permukaan, sebagian tulang itu langsung saya bakar," jelasnya.

Namun sejurus kemudian, tangan Andi meraih benda keras berbentuk bulat di dalam air. Ketika diangkat, Andi kaget bukan kepalang lantaran yang ia pegang adalah batang tengkorak manusia.

"Mereka berdua teriak-teriak, lalu warga pada berdatangan. Kami semua kaget ternyata ada kerangka manusia di dalam sumur," ucapnya.

Selain tengkorak dan tulang belulang manusia, Andi dan Fajar juga menemukan kaus berlengan panjang warna biru dan celana panjang warna hitam.

Diduga kaus dan celana panjang tersebut adalah pakaian yang sebelumnya dikenakan orang yang tulang belulangnya ditemukan.



Sayangnya, dari dalam saku celana itu tidak diketemukan identitas apa pun.

"Saat tahu kalau itu tulang manusia, saya langsung padamkan api yang buat membakar sebagian tulang yang sudah diangkat sebelumnya," imbuhnya.

Mengetahui temuan tulang manusia, warga setempat langsung menginformasikan hal itu ke pihak Polsek Sidorejo maupun Polres Salatiga. anggota kepolisian, TNI, dan SAR pun mendatangi lokasi temuan itu.

Kumpulan tulang belulang berikut pakaian yang ditemukan kemudian diamankan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Ada warga yang sudah memastikan bahwa kerangka manusia itu adalah warga Kecamatan Suruh yang dulu hilang. Sekarang katanya sudah dibawa ke RSUD Salatiga," imbuh Wagimin.

Setelah diketemukannya tulang belulang manusia tersebut, Wagimin mengurungkan niatnya untuk kembali menggunakan sumur tua tersebut.

Rencananya, sumur berdinding setinggi 10 sentimeter tersebut ditutup secara permanen.

Kasatreskrim Polresta Salatiga AKP Moh Zazid saat dihubungi melalui sambungan telepon, mengatakan, saat ini identitas kerangka manusia yang ditemukan di dasar sumur di Blotongan tersebut sudah diketahui.

Dari keterangan pihak keluarga, korban yang mempunyai riwayat gangguan kejiwaan tersebut hilang sekitar maret 2015 lalu.

"Korban katanya ada penyakit hilang ingatan. Kalau seratus persen sih tidak, tapi dilihat dari pakaiannya korban yakin itu anggota keluarga yang hilang. Sekarang kerangkanya masih di RSUD Salatiga," imbuhnya.
loading...