Aneh ! Wanita Ini Terkejut Saat Bangun di Pagi Hari Kulitnya Muncul Memar di Sekujur Tubuh, Ketika di Periksa Ternyata Ia Mengalami…

loading...
loading...
Saat bangun dari tidur tentunya kita berharap rasa lelah capek hilang, sehingga tubuh fit kembali untuk memulai aktifitas lagi. Namun terkadang ada beberapa orang yang mengalami hal yang tak diinginkan saat bangun dari tidur. Seperti tiba-tiba leher terasa kaku, atau bahkan ada bagian kulit yang memar tanpa ditahu sebabnya.




Ternyata, kadang-kadang ada pesan tersembunyi yang perlu diketahui dari munculnya memar tersebut. Bagaimana jika suatu pagi yang cerah Anda bangun dengan banyak memar, dan Anda tahu apa-apa tentang itu. Hal ini terjadi secara nyata, dan kami memiliki contohnya. Seorang wanita sedang bersenang-senang di lantai dansa pada malam hari.
Setelah lelah, ia kemudian memutuskan untuk tidur. Tapi ia terkejut bukan main ketika melihat memar di seluruh tubuhnya keesokan harinya. Dikutip dari laman Wittyfeed, wanita itu bernama Thea Wilson yang berusia 37 tahun. Diketahui, wanita itu memang telah menghabiskan malam di klub
thea wilson
Tapi memar yang muncul di tubuhnya itu tidak mungkin karena jatuh liar dengan seseorang. Meski mabuk, tapi ia ingat dengan baik bahwa pertemuan liar itu bukan alasan di belakang memar yang ia alami. Dia bilang dia mengalami sedikit benjolan di lantai dansa. Ketika memar-memar itu tidak kunjung hilang, dia mencari bantuan medis.
Pada awalnya, dokter mengira bahwa itu terjadi karena dia memiliki masalah dengan trombosit, tapi ternyata lebih mengerikan dari itu. Dokter pun terkejut setelah memeriksa kondisinya lebih lanjut, karena memar itu menjadi bentuk kanker. Dengan bentuk baru ini kanker, sekelompok sel-sel darah yang belum matang keramaian sumsum tulang seseorang.
Kondisi ini disebut leukemia promyelocytic akut. Jadi bagaimana tepatnya hal ini bisa terjadi? Sekitar satu dari 250.000 orang Amerika diduda mengalami leukemia promyelocytic dalam hidup mereka. Meskipun tidak diwariskan, penderita dilahirkan dengan kondisi sel yang memberi bentuk penyakit. Kurangnya sel darah putih berarti lebih banyak infeksi dan penyembuhan lebih lambat.
Dan dengan trombosit yang lebih sedikit, tubuh tidak mampu untuk membeku dengan mudah, yang menempatkan orang yang menderita pada risiko yang lebih tinggi dari pendarahan internal. Dalam kasus Wilson, ia hanya memiliki sembilan trombosit di mana setiap orang harusnya memiliki antara 140 dan 400. Penyakitnya adalah semacam fatal leukemia.
Ia kini sedang menjalani pengobatan untuk menyembuhkan penyakitnya tersebut.
Sumber: wajibbaca.com
loading...